
Torino sukses mencuri tiga poin berharga setelah menaklukkan AS Roma dengan skor 3-2 dalam laga lanjutan kompetisi Serie A Italia. Bermain di Stadion Olimpico, Torino tampil efektif dan penuh determinasi, sementara Roma harus menelan kekalahan pahit di hadapan pendukungnya sendiri.
Sejak awal pertandingan, AS Roma langsung tampil menekan. Dukungan penuh suporter membuat tim tuan rumah berani mengambil inisiatif serangan. Roma beberapa kali mengancam lewat pergerakan cepat di sisi sayap dan permainan kombinasi di lini tengah. Namun, Torino tidak tinggal diam dan memilih bermain disiplin sambil menunggu peluang melalui serangan balik.
Gol pembuka justru datang dari kubu Torino. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Roma, serangan cepat Torino berhasil diakhiri dengan penyelesaian akurat yang membuat tim tamu unggul 0-1. Gol tersebut membuat Roma meningkatkan intensitas permainan dan semakin agresif dalam membangun serangan.
Tekanan Roma akhirnya membuahkan hasil. Gol penyeimbang tercipta setelah serangan bertubi-tubi berhasil menembus pertahanan Torino, membuat skor berubah menjadi 1-1. Gol ini menghidupkan kembali atmosfer stadion dan menambah kepercayaan diri para pemain Roma untuk membalikkan keadaan.
Namun, Torino kembali menunjukkan efektivitasnya. Tim tamu berhasil mencetak gol kedua lewat skema bola mati yang dieksekusi dengan baik. Sundulan keras dari dalam kotak penalti membawa Torino kembali unggul 1-2. Hingga babak pertama berakhir, skor tersebut tetap bertahan meski Roma terus menekan.
Memasuki babak kedua
Roma tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Serangan demi serangan dilancarkan untuk mengejar ketertinggalan. Usaha tersebut membuahkan hasil ketika Roma kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui tembakan jarak dekat yang tak mampu dibendung kiper Torino.
Saat Roma berusaha mengejar gol kemenangan, Torino justru tampil lebih tenang dan sabar. Strategi serangan balik tuna55 kembali menjadi senjata utama. Hasilnya, Torino mencetak gol ketiga yang sangat menentukan. Sebuah serangan cepat dari sisi kanan diakhiri dengan penyelesaian klinis, membuat skor berubah menjadi 2-3 untuk keunggulan tim tamu.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Roma. Meski masih memiliki waktu untuk menyamakan kedudukan, upaya Roma kerap kandas di lini pertahanan Torino yang tampil solid hingga menit akhir. Beberapa peluang emas gagal dimaksimalkan, sementara Torino fokus menjaga keunggulan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-3 tetap bertahan. Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Torino dalam persaingan Serie A, sekaligus menunjukkan mental kuat mereka saat bermain di kandang lawan. Sementara bagi AS Roma, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan konsentrasi di lini belakang.
Laga Roma vs Torino ini berlangsung seru dan penuh drama hingga menit akhir. Torino layak pulang dengan tiga poin, sementara Roma harus segera bangkit untuk kembali ke jalur kemenangan di pertandingan berikutnya