Masa depan Mees Hilgers bersama FC Twente hingga kini masih belum menemui kejelasan. Dalam persaingan Eredivisie, bek berusia 24 tahun tersebut tengah menjalani periode sulit karena tak lagi menjadi bagian utama skuad, dipicu konflik internal yang sudah berlangsung cukup lama serta keinginannya untuk mencari klub baru sejak beberapa musim terakhir.
Sebelum situasi ini berkembang rumit, Hilgers dikenal sebagai salah satu aset penting Twente dengan potensi besar. Performa menjanjikannya bahkan sempat menarik perhatian sejumlah klub Eropa yang memantau perkembangannya secara serius.
Pada bursa transfer musim panas 2025, Hilgers nyaris meninggalkan Belanda untuk bergabung dengan klub Prancis, Stade Brest. Kesepakatan yang dirancang berupa peminjaman dengan opsi pembelian permanen hampir terealisasi di hari terakhir transfer.
Namun, proses kepindahan tersebut akhirnya kandas lantaran keterbatasan waktu untuk menjalani tes medis di Prancis sebelum penutupan jendela transfer. Situasi itu memaksa pemain yang telah mengoleksi empat caps bersama Timnas Indonesia tetap bertahan di Enschede.
Masalah semakin bertambah ketika Hilgers harus menjalani operasi akibat cedera ligamen pada November tahun lalu. Cedera tersebut membuat musimnya berakhir lebih cepat, sekaligus memperpanjang absennya dari laga resmi. Ia tercatat belum kembali merumput sejak terakhir kali tampil pada Mei 2025.
Proses Negosiasi Dibuka
Di tengah ketidakpastian tersebut, muncul kabar bahwa masa depan Hilgers mulai menemukan sedikit titik terang. Pihak pemain dan manajemen FC Twente dikabarkan akan segera duduk bersama untuk membahas langkah selanjutnya.
Agenda utama pertemuan tersebut adalah mencari jalan keluar dari kebuntuan yang ada, termasuk menentukan apakah kerja sama akan dilanjutkan atau diakhiri pada penghujung musim. Hingga kini, Hilgers disebut belum memiliki alasan kuat untuk meneken kontrak baru bersama Twente.
Di sisi lain, Direktur Teknik FC Twente, Jan Streuer, sebelumnya bersikeras tidak memasukkan Hilgers ke dalam rencana tim sebelum cedera terjadi. Ia juga sempat mendorong penjualan sang pemain pada bursa transfer musim dingin Januari 2026 demi menjaga pemasukan klub.
Kontrak Hilgers sendiri hanya menyisakan waktu sekitar lima bulan, dengan masa berlaku yang akan berakhir pada akhir Juni 2026.
Dukungan Agar Bertahan
Cedera serius yang dialami Hilgers membuat rencana melepasnya pada musim dingin urung terwujud. Kini, pihak klub justru mulai mempertimbangkan opsi lain dengan membuka kembali pembicaraan terkait kemungkinan perpanjangan kontrak.
Langkah tersebut dinilai dapat memberikan ruang bagi Hilgers untuk fokus menjalani pemulihan tanpa tekanan, sebelum kembali mengikuti latihan pramusim menyambut kompetisi berikutnya. Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen FC Twente.
Menariknya, media lokal Twente Insite mengungkap adanya dukungan besar dari para pendukung terkait masa depan Hilgers. Dalam jajak pendapat yang dilakukan situs tersebut, ribuan penggemar diminta menyampaikan pandangan apakah Hilgers sebaiknya bertahan atau meninggalkan klub.
Kami meminta pendapat para pembaca mengenai kemungkinan perpanjangan kontrak Mees Hilgers. Hampir 3.300 responden ikut berpartisipasi dalam jajak pendapat ini, tulis Twente Insite.
Hasilnya, mayoritas responden—sekitar 78 persen—berharap FC Twente dan Hilgers dapat mencapai kesepakatan baru. Sementara 22 persen lainnya memilih agar kedua pihak berpisah pada akhir kontrak. Tuna55