You are currently viewing Fabio Lefundes Nilai Bojan Hodak Lebih Pantas Menukangi Timnas Indonesia

Fabio Lefundes Nilai Bojan Hodak Lebih Pantas Menukangi Timnas Indonesia

Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, menyampaikan pandangannya terkait keputusan PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Menurutnya, keputusan tersebut cukup di luar perkiraan, terutama karena ada sosok lain yang dinilai lebih siap dan memahami sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

Dalam perbincangan di program Bola Break, Fabio mengaku awalnya menduga federasi akan menunjuk pelatih yang telah lama berkecimpung di kompetisi domestik. Ia menyebut nama Bojan Hodak sebagai kandidat yang menurutnya paling realistis.

Jujur saya cukup kaget. Saya pikir yang akan dipilih adalah Coach Bojan, ungkap Fabio.

Pelatih asal Brasil tersebut menilai Bojan Hodak memiliki modal kuat untuk menangani tim nasional. Selain mencatat prestasi dengan meraih gelar juara di Liga Indonesia, Bojan juga dianggap memahami dinamika kompetisi, karakter pemain lokal, serta atmosfer sepak bola Tanah Air.

Bukan saya yang paling pantas. Bojan lebih layak. Dia sudah dua kali menjadi juara, tegas Fabio.

Fabio Lefundes Soroti Minimnya Kesempatan

Fabio juga menyoroti minimnya kesempatan bagi pelatih yang berkarier di Liga Indonesia untuk menangani tim nasional. Menurutnya, kondisi ini kerap membuat pelatih baru harus beradaptasi dari nol karena belum mengenal seluk-beluk sepak bola Indonesia.

Sejak saya berada di sini, jarang sekali pelatih yang bekerja di Liga Indonesia dipercaya melatih timnas. Pelatih baru datang tanpa banyak informasi dan harus memulai semuanya dari awal, ujarnya.

Ia menilai tantangan tersebut tidak ringan, mengingat sepak bola Indonesia memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi karakter pemain maupun budaya suporternya yang sangat kuat dan emosional.

Selain itu, Fabio turut menyinggung komposisi Timnas Indonesia yang kini banyak dihuni pemain naturalisasi. Ia mengakui kualitas individu para pemain tersebut, namun menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis dan pemahaman terhadap kultur sepak bola lokal.

Pemain berkualitas tentu penting. Tapi karena mereka tidak bermain di liga Indonesia, terkadang mereka belum sepenuhnya memahami budaya dan semangat suporter. Jika itu bisa diseimbangkan, hasilnya pasti lebih maksimal, jelasnya.

Faktor-faktor inilah yang membuat Fabio menilai Bojan Hodak sebagai figur yang ideal untuk memimpin Timnas Indonesia, mengingat pengalamannya yang panjang di kompetisi domestik dan kedekatannya dengan pemain lokal.

Meski demikian, Fabio menegaskan dirinya tetap memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih baru.

Saya selalu mendukung Indonesia. Jika timnas sukses, itu akan berdampak positif bagi semua klub, katanya.

Ia juga mengenang pengalaman pahit saat menyaksikan langsung kegagalan Timnas Indonesia lolos ke turnamen besar ketika berada di Jeddah. Kendati demikian, Fabio tetap optimistis terhadap masa depan sepak bola nasional.

Itu momen yang menyedihkan. Tapi saya yakin Indonesia punya masa depan cerah. Saya berharap suatu hari Indonesia bisa tampil di Piala Dunia dan bahkan bertanding melawan Brasil, tutup Fabio kepada Tuna55.

Leave a Reply