Epstein Files Ungkap Sisi Gelap, Eks Pangeran Andrew Angkat Kaki dari Royal Lodge – Andrew Mountbatten-Windsor, yang sebelumnya dikenal
sebagai Pangeran Andrew, resmi meninggalkan kediamannya di Royal Lodge, Berkshire, Inggris.
Keputusan ini terjadi setelah Raja Charles III memintanya menyerahkan hak sewa rumah tersebut,
menyusul kembali mencuatnya keterkaitan Andrew dengan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang telah meninggal dunia.
Tekanan Istana dan Kepindahan Mendadak
Tekanan untuk segera angkat kaki dari Royal Lodge semakin kuat setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat membuka Epstein Files,
yang memuat berbagai bukti baru. Salah satunya adalah foto kontroversial yang memperlihatkan Andrew berlutut di lantai bersama seorang
perempuan yang wajahnya disamarkan. Gambar tersebut memicu gelombang kritik dan dianggap
memperburuk citranya di mata publik maupun istana.
Menurut laporan The Times, situasi tersebut dinilai “sangat memalukan”,
terutama mengingat status Andrew sebagai ayah dari Putri Eugenie dan Putri Beatrice.
Raja Charles disebut mendesak adiknya agar meninggalkan Royal Lodge lebih cepat dari rencana awal.
Andrew akhirnya pergi secara diam-diam pada 2 Februari 2026. Ia diantar sejauh 132 mil menuju Sandringham,
dan sementara waktu tinggal di Wood Farm—properti favorit mendiang ayahnya, Pangeran Philip.
Tempat tersebut menjadi hunian sementara karena rumah barunya, Marsh Farm, masih dalam proses renovasi.
Pencabutan Gelar dan Penyelidikan Hukum Epstein Files
Mengutip InStyle, seorang sumber dekat mengungkapkan bahwa Andrew awalnya berencana bertahan lebih lama di Royal Lodge.
Namun, munculnya dokumen Epstein terbaru membuatnya sadar bahwa kepergian tak bisa ditunda lagi.
“Ia merasa sangat dipermalukan hingga memilih pergi tanpa perpisahan emosional, meski rumah itu penuh kenangan keluarga,” ujar sumber tersebut.
Andrew diketahui telah menempati rumah megah berlantai 30 itu sejak 2003, dengan Sarah Ferguson bergabung pada 2008.
Namun, sorotan media yang semakin negatif termasuk foto dirinya yang terlihat santai dan tertawa
di sekitar Windsor dinilai memperburuk keadaan.
Sarah Ferguson diperkirakan tidak ikut pindah ke Sandringham. Juru bicaranya menyebut bahwa ia tengah mempertimbangkan berbagai opsi
tempat tinggal. Seorang sumber bahkan menyebut mantan Duchess of York itu siap “melebarkan sayap” setelah bertahun-tahun mendukung Andrew.
Pada Oktober 2025, Raja Charles III secara resmi mencabut seluruh gelar dan hak istimewa kerajaan Andrew sebagai bentuk sanksi.
Dalam pernyataan istana disebutkan bahwa ia kini hanya akan dikenal sebagai Andrew Mountbatten-Windsor.
Meski demikian, dua putrinya tetap mempertahankan gelar bangsawan dan perlindungan kerajaan.
Di sisi lain, Kepolisian Thames Valley mengonfirmasi tengah menyelidiki tuduhan baru yang berkaitan dengan dugaan insiden di Royal Lodge
pada 2010. Pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap laporan kejahatan seksual akan ditangani dengan serius,
meskipun hingga kini belum ada laporan resmi Tuna55 yang diajukan oleh korban atau kuasa hukumnya.