
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Rabu, 28 Januari 2026. Penguatan rupiah ini memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan domestik, terutama di tengah dinamika global yang masih dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga dan pergerakan inflasi dunia. Pelaku pasar kini mencermati berbagai faktor eksternal dan internal yang akan menentukan arah rupiah sepanjang hari.
Rupiah Menguat di Awal Perdagangan
Pada pembukaan perdagangan pagi, rupiah bergerak menguat dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya. Penguatan ini dipicu oleh pelemahan dolar AS di pasar global setelah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan perlambatan pada sektor tertentu. Kondisi tersebut membuat investor cenderung mengalihkan dana ke aset-aset di negara berkembang, termasuk Indonesia.
Selain itu, aliran modal asing (capital inflow) yang kembali masuk ke pasar obligasi dan saham domestik turut menopang pergerakan rupiah. Optimisme terhadap stabilitas ekonomi Indonesia menjadi faktor penting yang menjaga kepercayaan investor.
Sentimen Global Masih Jadi Penentu
Meskipun dibuka menguat, pergerakan rupiah sepanjang hari diperkirakan tetap akan berfluktuasi. Pasar global masih dibayangi ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter bank sentral utama dunia. Pernyataan pejabat bank sentral AS mengenai kemungkinan penyesuaian suku bunga ke depan dapat memicu volatilitas di pasar valuta asing.
Selain itu, pergerakan harga komoditas global, khususnya minyak mentah, juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Sebagai negara pengimpor minyak, kenaikan harga minyak berpotensi memberikan tekanan tambahan pada rupiah jika terjadi lonjakan signifikan.
Faktor Domestik Menopang Stabilitas
Dari dalam negeri, kondisi fundamental ekonomi Indonesia relatif solid. Inflasi yang terjaga, cadangan devisa yang kuat, serta kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar menjadi penopang utama Tuna55. Intervensi di pasar valas dan obligasi juga tetap menjadi instrumen penting untuk meredam gejolak yang berlebihan.
Selain itu, ekspektasi pasar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di awal tahun 2026 turut memberikan sentimen positif. Konsumsi domestik yang masih kuat dan belanja pemerintah yang mulai terealisasi menjadi faktor pendukung kepercayaan pasar.
Prediksi Pergerakan Rupiah Hari Ini
Sepanjang perdagangan hari ini, diperkirakan bergerak dalam rentang terbatas dengan kecenderungan menguat tipis. Namun, tekanan dapat muncul pada sesi siang hingga sore hari seiring meningkatnya aktivitas pasar global. Pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati rilis data ekonomi penting dan pernyataan pejabat bank sentral yang dapat memengaruhi sentimen.
Analis memperkirakan akan bergerak stabil dengan potensi koreksi teknikal jika dolar AS kembali menguat secara mendadak. Oleh karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan meskipun sentimen awal terlihat positif.
Dibuka menguat, menunjukkan sinyal positif pada perdagangan 28 Januari 2026. Dukungan dari sentimen global yang relatif kondusif dan fundamental domestik yang kuat memberikan ruang bagi rupiah untuk bertahan di zona hijau. Namun, volatilitas tetap membayangi, sehingga pelaku pasar diharapkan tetap waspada dan responsif terhadap perkembangan terbaru sepanjang hari ini.