
AC Milan berhasil mengamankan kemenangan tipis namun krusial saat menjamu Lecce dalam lanjutan kompetisi liga. Bermain di hadapan pendukung sendiri di San Siro, Rossoneri menang dengan skor 1-0 dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh disiplin. Meski hanya menang dengan selisih satu gol, hasil ini menjadi bukti efektivitas dan kematangan permainan AC Milan.
Sejak awal pertandingan, AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola didominasi oleh tuan rumah yang tampil agresif dengan mengandalkan pergerakan cepat di sisi sayap. Lecce memilih bermain lebih bertahan, menumpuk pemain di lini belakang dan mencoba mengandalkan serangan balik untuk mencuri peluang.
Tekanan Milan mulai terlihat melalui sejumlah peluang yang tercipta di 15 menit pertama. Kombinasi umpan pendek dan pergerakan tanpa bola membuat pertahanan Lecce harus bekerja ekstra keras. Namun, rapatnya barisan belakang tim tamu serta penampilan solid sang kiper membuat beberapa peluang Milan masih belum berbuah gol.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada pertengahan babak pertama. Berawal dari serangan terorganisir, AC Milan berhasil memanfaatkan celah kecil di lini pertahanan Lecce. Sebuah umpan terukur ke dalam kotak penalti disambut dengan penyelesaian tenang yang tak mampu dihalau kiper Lecce. Gol tersebut disambut gemuruh suporter dan memberi kepercayaan diri lebih bagi Milan.
Setelah unggul 1-0, AC Milan tidak mengendurkan tekanan. Mereka tetap menguasai permainan dan berusaha menambah keunggulan. Lecce sesekali mencoba keluar dari tekanan lewat serangan balik cepat, namun lini pertahanan Milan tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman yang datang.
Memasuki babak kedua
Lecce tampil lebih berani. Mereka meningkatkan intensitas permainan dan mencoba menekan lini tengah Milan. Beberapa peluang sempat tercipta dari situasi bola mati dan tembakan jarak jauh, namun masih belum cukup untuk menyamakan kedudukan.
AC Milan merespons dengan bermain lebih sabar dan terorganisir. Fokus utama Rossoneri adalah menjaga keseimbangan permainan tuna55 sambil mencari celah untuk mencetak gol kedua. Beberapa peluang emas tercipta melalui serangan dari sisi kanan dan kiri, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap bertahan 1-0.
Di menit-menit akhir pertandingan, Lecce semakin gencar menekan demi mencuri satu poin. Intensitas laga meningkat, dengan duel-duel keras di lini tengah. Namun, mentalitas dan kedisiplinan pemain Milan menjadi kunci. Lini belakang Milan tampil solid, menutup ruang gerak pemain Lecce hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 1-0 ini menjadi hasil penting bagi AC Milan dalam menjaga posisi mereka di papan atas klasemen. Meski tidak menang dengan skor besar, Milan menunjukkan kemampuan untuk mengamankan hasil positif dalam laga-laga ketat. Sementara itu, Lecce harus pulang dengan tangan hampa meski tampil cukup solid dan memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.