Ajax kembali gagal memaksimalkan peluang di kompetisi Eredivisie. Bertandang ke markas Excelsior pada Minggu malam, tim asal Amsterdam harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2, meski sempat unggul nyaman di babak pertama.
Sejak awal laga, Ajax tampil dominan. Permainan cepat dan penguasaan bola yang rapi membuat Excelsior kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan Ajax akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-21 melalui Mika Godts. Penyerang muda tersebut sukses memanfaatkan ruang di lini pertahanan tuan rumah untuk membawa Ajax unggul 1-0.
Kepercayaan diri Ajax kian meningkat setelah gol pembuka. Serangan demi serangan terus dilancarkan, sementara Excelsior lebih banyak bertahan. Menjelang turun minum, Mika Godts kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya pada menit ke-40 membuat Ajax menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 yang terlihat aman.
Namun, situasi berubah drastis selepas jeda. Ajax tampil menurun dan kehilangan intensitas permainan. Transisi berjalan lambat, sementara koordinasi antarlini mulai goyah. Excelsior mencoba mengambil keuntungan, meski sempat gagal memaksimalkan beberapa peluang awal.
Kebangkitan tuan rumah akhirnya terwujud pada menit ke-74. Miliano Jonathans mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan dan membakar semangat publik Rotterdam. Tekanan terus berlanjut, hingga lima menit berselang Arthur Zagré melepaskan tembakan indah yang sempat membentur mistar sebelum masuk ke gawang. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga laga usai.
Hasil ini menjadi kehilangan poin ke-11 Ajax dari 21 pertandingan Eredivisie musim ini. Kemenangan sejatinya akan membawa Ajax naik ke posisi kedua klasemen untuk sementara. Namun, hasil imbang membuat mereka tetap tertahan di peringkat keempat, berada di belakang PSV, Feyenoord, dan NEC.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena kehadiran Jordi Cruyff di tribun penonton. Itu merupakan hari resmi pertamanya sebagai direktur teknik Ajax. Di belakangnya terlihat Oleksandr Zinchenko dan Maarten Paes, dua nama yang disebut-sebut akan segera diperkenalkan untuk memperkuat skuad Ajax yang dinilai masih membutuhkan tambahan kualitas.
Situasi ini menegaskan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Ajax. Dominasi di satu babak belum cukup jika tidak diiringi stabilitas sepanjang pertandingan. Postingan ini masih akan diperbarui seiring perkembangan terbaru di tubuh klub. Tuna55