You are currently viewing Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Kembali Operasi Modifikasi Cuaca, Tekan Risiko Genangan di Jakarta dan Sekitarnya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Kembali Operasi Modifikasi Cuaca, Tekan Risiko Genangan di Jakarta dan Sekitarnya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Kembali Operasi Modifikasi Cuaca, Tekan Risiko Genangan di Jakarta dan Sekitarnya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipatif

untuk menekan risiko genangan dan banjir di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Operasi ini dilakukan menyusul

meningkatnya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berdasarkan prakiraan cuaca terbaru.

OMC menjadi salah satu strategi mitigasi nonstruktural yang rutin dilakukan Pemprov DKI, terutama saat memasuki

periode cuaca ekstrem. Melalui rekayasa cuaca, hujan diharapkan dapat diturunkan di wilayah tertentu sebelum awan

hujan memasuki kawasan padat penduduk di Ibu Kota.

Tujuan dan Mekanisme Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Modifikasi Cuaca

Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan dengan cara penyemaian awan menggunakan bahan khusus dari pesawat terbang.

Penyemaian ini bertujuan untuk mempercepat proses hujan di wilayah yang relatif aman, seperti perairan atau daerah

minim permukiman, sehingga volume hujan yang turun di Jakarta dapat berkurang.

“Langkah ini diambil untuk mengurangi potensi hujan ekstrem di wilayah DKI Jakarta dan menekan risiko genangan

di titik-titik rawan,” ujar pejabat Pemprov DKI terkait.

Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan BMKG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta instansi

teknis lainnya. Penentuan waktu dan lokasi penyemaian awan didasarkan pada analisis cuaca secara real time.

Fokus Wilayah dan Periode Pelaksanaan

OMC kali ini difokuskan pada wilayah hulu dan sekitar Jakarta, termasuk daerah penyangga yang berpotensi menyumbang

debit air ke sungai-sungai utama di Ibu Kota. Dengan mengendalikan curah hujan di wilayah tersebut, aliran air ke Jakarta

diharapkan dapat lebih terkendali.

Antisipasi Genangan dan Banjir Lokal

Pemprov DKI menyebutkan bahwa operasi ini bertujuan untuk menekan kemungkinan banjir kiriman dan genangan akibat

hujan lokal. Meski sistem drainase dan pompa air terus dioptimalkan, intensitas hujan ekstrem dinilai masih menjadi tantangan utama.

OMC dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dan dapat diperpanjang menyesuaikan kondisi cuaca. Evaluasi harian

dilakukan untuk menilai efektivitas operasi dan menentukan langkah lanjutan yang diperlukan.

Pelengkap Upaya Pengendalian Banjir

Pemprov DKI menegaskan bahwa OMC bukan satu-satunya solusi dalam pengendalian banjir. Operasi ini menjadi pelengkap

dari berbagai upaya lain, seperti normalisasi sungai, pengerukan saluran air, perawatan pompa, serta peningkatan kesiapsiagaan

petugas di lapangan.

Peran Masyarakat Tetap Penting

Selain langkah pemerintah, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam mengurangi risiko genangan. Warga diminta

menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke saluran air, dan melaporkan genangan atau sumbatan drainase

melalui kanal pengaduan resmi.

Pemprov DKI juga mengingatkan bahwa modifikasi cuaca tidak dapat sepenuhnya menghilangkan hujan, melainkan mengatur

distribusi curah hujan agar dampaknya tidak terkonsentrasi di satu wilayah. Oleh karena itu Tuna55, kesiapsiagaan tetap diperlukan

meskipun operasi ini sedang berjalan.

Harapan Tekan Dampak Cuaca Ekstrem

Dengan kembali digelarnya Operasi Modifikasi Cuaca, Pemprov DKI berharap dampak cuaca ekstrem dapat ditekan,

terutama di kawasan padat penduduk dan titik rawan banjir. Pemerintah menekankan bahwa langkah ini diambil demi

menjaga aktivitas warga tetap berjalan dan meminimalkan kerugian akibat genangan.

Ke depan, Pemprov DKI berkomitmen untuk terus mengembangkan strategi mitigasi bencana yang lebih adaptif, seiring

dengan meningkatnya tantangan perubahan iklim. Operasi Modifikasi Cuaca pun diharapkan menjadi salah satu instrumen

penting dalam menjaga ketahanan Jakarta menghadapi cuaca ekstrem yang semakin tidak menentu.

Leave a Reply