You are currently viewing Wu Mouzhen Kena Rayuan Cinta, Terlantar di Kamboja

Wu Mouzhen Kena Rayuan Cinta, Terlantar di Kamboja

Sebuah kisah memilukan datang dari Kamboja dan menyita perhatian publik internasional. Seorang influencer asal China Wu Mouzhen dilaporkan hidup terlantar di jalanan setelah terjebak rayuan cinta dan janji kehidupan mewah yang berujung petaka.

Perempuan yang dikenal aktif di media sosial itu sebelumnya memiliki cukup banyak pengikut dan kerap membagikan potret kehidupannya secara daring. Namun, kehidupannya berubah drastis setelah ia memutuskan mengikuti sang kekasih ke Kamboja. Pria tersebut menjanjikan pekerjaan bergaji tinggi serta masa depan yang stabil, sebuah tawaran yang akhirnya membuat sang influencer meninggalkan negaranya.

Harapan indah itu tidak pernah terwujud. Setelah tiba di Kamboja, komunikasi dengan keluarga dan lingkaran terdekatnya perlahan terputus. Selama beberapa pekan, keberadaan sang influencer tidak diketahui. Hingga akhirnya, ia ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di salah satu kawasan perkotaan di Kamboja,

Penemuan tersebut bermula ketika warga setempat melihat seorang perempuan asing tampak kebingungan dan lemah di pinggir jalan. Kondisinya jauh dari citra glamor yang selama ini ia tampilkan di media sosial. Tubuhnya terlihat kurus, wajahnya pucat, dan ia kesulitan berjalan. Informasi ini kemudian menyebar di komunitas warga China di Kamboja dan menarik perhatian pihak terkait.

Tak lama kemudian, kasus ini sampai ke perwakilan diplomatik China di Kamboja. Pihak kedutaan bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama otoritas setempat untuk memastikan identitas dan keselamatan korban. Sang influencer akhirnya mendapatkan bantuan medis dan perlindungan sementara sebelum proses penanganan lebih lanjut dilakukan.

Pihak berwajib menyelamatkan Wu Mouzhen

Meski detail lengkap mengenai apa yang dialaminya selama berada di Kamboja belum sepenuhnya diungkap ke publik, dugaan kuat mengarah pada penipuan bermodus hubungan pribadi dan tawaran pekerjaan fiktif.

Kawasan tempat ia ditemukan memang kerap disebut dalam berbagai laporan sebagai lokasi rawan praktik kejahatan lintas negara, termasuk penipuan daring dan eksploitasi tenaga kerja.

Kisah ini langsung menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menyayangkan bagaimana citra tuna55 di media sosial dapat menutupi realita kehidupan seseorang.

Tidak sedikit pula yang menilai kasus ini sebagai pelajaran penting agar masyarakat,lebih berhati-hati terhadap ajakan pindah ke luar negeri dengan iming-iming kehidupan instan.

Pihak berwenang pun kembali mengingatkan warga negara mereka untuk selalu memverifikasi tawaran pekerjaan yang datang dari luar negeri. Janji gaji besar, kehidupan mewah, maupun kisah cinta jarak jauh perlu disikapi dengan kewaspadaan tinggi agar tidak berakhir menjadi korban.

Kasus influencer China yang terlantar di jalanan Kamboja ini menjadi potret nyata bahwa di balik gemerlap media sosial, risiko besar bisa mengintai. Sebuah keputusan yang diambil karena cinta dan janji manis, tanpa perlindungan dan informasi yang cukup, dapat berujung pada tragedi yang tak terbayangkan.

Leave a Reply